Minggu, 08 Januari 2012
14 wanita malam dijaring razia gabungan
6:55 PM
malam minggu satpol pp merazia sejumlah café yang di duga selama ini di gunakan sebagai tempat maksiat. razia kali ini di awali di kawasan muaro padang, ditempat tersebut, sejumlah pemilik tempat dan wanita malam berhamburan berlarian. petugas gabungan berhasil membawa sejumlah pemilik café yang di duga bekerja sebagai psk, namun dalam razia kali ini, sejumlah psk sempat melakukan penyerangan terhadap para jurnalis yang sedang melakukan peliputan. beruntung insiden tersebut berhasil di hentikan oleh petugas.
setelah mendapatkan sejumlah psk, satpol pp bergerak menuju kawasan pantai padang dan café yang berada di kawasan jati. di dua lokasi tersebut petugas membawa satu pasangan yang sedang asik berduan di pantai padang dan empat orang wanita yang di duga psk di cafe jati. razia gabungan tersebut pun berlanjut menuju café-café di kawasan teluk bayur. petugas sempat melakukan pengeledahan di dalam café dan mendapatkan lima orang wanita yang bersembunyi di dalam lemari kain dalam keadaan mabuk. tidak puas dengan tangkapanya petugas gabungan bergerak menuju kawasan air pacah dan melakukan razia miras.petugas pun mendapatkan sejumlah minuman oplosan, namun penyerangan terhadap jurnalis kembali terjadi. pemilik warung coba melempar para jurnalis dengan botol minuman. beruntung insiden tersebut tidak berlangsung lama,seluru wanita di duga psk di bawa ke mako satpol pp, untuk di lakukan pendataan. (rio mai putra padang tv)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
_______
_______
Followers
Banyak Dilhat
-
Padang .- takut akan gempa yang lebih besar terjadi, sebagian besar penduduk yang tinggal didaerah pondok memilih menutup toko nya, d...
-
##JADWAL DAN RUTE TOUR DE SINGKARAK TAK BERUBAH RAPAT KORDINASI PERSIAPAN TOUR DE SINGKARAK/ YANG DIHADIRI KABUPATEN KOTA PENYELENGGARA...
-
## PENGENDARA NYARIS TEWAS TERHIMPIT POHON TUMBANG SEORANG PENGENDARA MOTOR NYARIS TEWAS TERTIMPA POHON TUMBANG DI JALAN VETERAN KECAM...
-
SENGKETA TANAH @KAMPUNG JAWA, PARIAMAN

0 comments:
Posting Komentar