Rabu, 03 November 2010
Jalan Alai By Pass Masih Terkendala
10:49 AM
PADANG.- warga masih bersikukuh mempertahankan lahan yang akan terpakai untuk perbaikan dan pelebaran jalur alai by pass. warga mengaku, hingga kini belum ada titik temu, terkait biaya ganti rugi lahan.
meski adanya rencana perbaikan jalan alai byp ass yang targetkan pemerintahan kota padang bulan november ini dengan mengerjakan lahan yang sudah tuntas. warga masih akan tetap bertahan dengan keinginannya, sampai sesuai dengan ganti rugi yang janjikan. saat ini masih terdapat sebanyak 16 titik lagi lahan warga yang harus di tuntaskan. (SYARIL)
Pasar Raya Tergenang Air, Pedagang Merugi
10:41 AM
PADANG.- hujan yang mengguyur kota padang dalam sepekan ini berimbas terhadap pasar raya padang, dan pasar-pasar tradisional yang ada di kota padang. genangan air di beberapa lokasi, membuat pedagang memilih menutup dagangannya. kondisi ini juga mengakibatkan pembeli enggan masuk ke pasar raya padang.
pedagang mengaku, kondisi tersebut bukan hal yang baru bagi bagi pedagang. karena setiap hari hujan genagan air selalu menggenangi lokais jualan pedagang.
tak hanya mengakibatkan pedagang tidak berjual beli, namun genangan air, juga bisa menimbulkan ancaman berbagai penyakit. (SYARIL)
Terbengkalai, Jalur Evakuasi Jadi Lapangan Bola
10:34 AM
PADANG.- satu tahun terbengkalai karena terganjal kasus sengketa ganti tanah, keadaan jalur evakuasi bencana tsunami di kurao pagang kecamatan naggalo padang, kian menyedihkan. selain di hiasi oleh banyak lobang, sebagian dari jalur ini juga telah berubah fungsi menjadi lapangan bola bagi remaja sekitar, karena telah ditumbuhi rumput dan ilalang. tidak jarang masyarakat juga menambatkan sapi peliharaan mereka di jalur ini.
keadaan ini dikeluhkan oleh warga sekitar, karena jika hujan turun, kondisi jalan yang tebengkali dan dipenuhi lobang ini, akan menjadi becek dan tergenang. tidak jarang hal tersebut menjadi pemicu kecelekaan.
dengan kondisi alam yang rentan bencana seperti sekarang ini, warga berharap penyelesaian jalur evakuasi ini, akan menjadi perioritas bagi pemerintah kedepannya. (RIO)
Akibat Cuaca, Pasien Korban Tsunami Belum Pulang
9:55 AM
PADANG.- dengan kondisi yang jauh lebih baik, neli salah satu korban gempa dan tsunami mentawai sudah diperbolehkan pulang oleh pihak ruman sakit, neli merupakan seorang ibu yang anaknya yang baru saja dilahirkan di lokasi bencana, karena tidak mendapat pertolongan maka neli dibawa ke rumah sakit m jamil padang.
karena cuaca yang buruk dan badai yang besar dilaut, mengurungkan niatnya untuk pulang kementawai sampai saat ini neli dan suami nya masih berada dirumah sakit m jamil padang.
saat ini, rumah sakit umum m. djamil padang, masih merawat 2 pasien korban tsunami dari mentawai. (FICKY)
Pasien Mentawai Terus Berdatangan
9:49 AM
PADANG.- jalisman, pria 31 tahun ini dibawa dari montebora-bora pukul sebelas siang tadi, dan sampai di m djamil padang pada pukul 2 siang. jalisman terpaksa dibawa ke rumah sakit m djamil padang karena harus mendapatkan perawatan intensif dan bantuan alat medis yang lengkap.
tak hanya fisiknya, namun jalisman masih mengalami trauma mendalam akibat peristiwa yang dialaminya. setiap hari jalisman seringkali mengigau dan berbicara tak henti-henti.
dengan masuknya jalisman ke rumah sakit m djamil padang, telah 4 orang pasien korban bencana tsunami asal mentawai yang dirawat di m djamil padang. satu orang diantaranya meninggal dunia, bayi yang masih berumur 3 hari. (FICKY)
Read More..
tak hanya fisiknya, namun jalisman masih mengalami trauma mendalam akibat peristiwa yang dialaminya. setiap hari jalisman seringkali mengigau dan berbicara tak henti-henti.
dengan masuknya jalisman ke rumah sakit m djamil padang, telah 4 orang pasien korban bencana tsunami asal mentawai yang dirawat di m djamil padang. satu orang diantaranya meninggal dunia, bayi yang masih berumur 3 hari. (FICKY)
Selasa, 02 November 2010
Korban Gempa Masih Dirawat Intensif
1:03 PM
PADANG.- Dua korban masing-masing Perdamaian, dan Meldayanti masih dirawat secara intensif oleh tim dokter di RSUP M Djamil. Keduanya masih terkulai lemas, akibat terkena benda tumpul di bagian perut, ketika tsunami menerjang senin malam lalu.
Pasien Meldayanti justru masih belum sadarkan diri. Selain karena pemberian obat penenang,yang diberikan dokter, juga akibat kondisinya yang lemah akibat gangguan paru-paru, yang diderita karena terlalu banyaknya karbon dioksida dari air laut yang masuk kedalam tubuhnya. Luka robek yang diderita di bagian samping dada sebelah kanan, sudah dibersihkan oleh tim dokter yang menangani. Bila karbiondioksida dalam tubuh melda tetap tinggi, dokter berencana untuk melakukan bronkoskopi,atau pembersihan paru dalam satu atau dua hari ke depan, seperti disampaikan dr Yusirwan Yusuf (Dir Medik Dan Keperawatan RSUP M Djamil Padang)
Sementara itu korban tsunami mentawai lainnya, nelly yang anak nya telah dikebumikan pagi tadi di TPU Tunggul Hitam, masih terlihat sedih kehilangan putri yang baru tiga hari lalu dilahirkannya. Putrinya meninggal akibat hipotermi atau kedinginan ketika dalam pengungsian. (ASCHA)
Pembangunan Sekolah Pendidikan di Mentawai Dikebut
12:50 PM
MENTAWAI.- Dengan menggunakan heli Sushi Air, Wakil Menteri Pendidikan Nasional bersama Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno berkunjung ke beberapa titik lokasi bencana di kepulauan Mentawai senin pagi.
Tak hanya membawa peralatan medis, wakil mentri berencana membangun sekolah di daerah tempat di bumi sikerei. Langkah ini dianggap prioritas karena proses pendidikan merupakan hal yang penting ditempuh untuk kemajuan.
Peletakan batu pertama yang dilakukan di dusun Monte Barubaru itu, diikuti juga oleh rombongan dinas prasarana jalan tata ruang dan pemukiman sumbar yang juga akan membangun pemukiman bangunan sementara di lokasi bencana.
Pemberian bantuan ini disambut baik oleh provinsi Sumatera Barat. Selain itu Gubernur juga mengaku bantuan yang dilakukan didesa-desa yang tak terjangkau, saat ini didistribusikan dengan baik.
Pembangunan hunian sementara dan juga pembangunan sekolah di lokasi tersebut akan dikejar dalam waktu dua bulan. Hal ini menjadi prioritas tanggap darurat bagi pemerintah untuk pembangunan di kepulauan mentawai. (VINNA)
Memburu Bantuan, Tinggalkan Lokasi Pengungsian
12:36 PM

MENTAWAI.- Setiap deru helikopter yang datang di kepulauan Mentawai, dikejar para warga dan anak-anak. Meski cuaca badai tak menentu, namun mereka tetap bertahan di tepi pantai, jauh jauh dari pengungsian.
Yanti, salah satu warga di Dusun Monte Barubaru, bersama bayi yang digendongnya, langsung mendatangi lokasi tempat turunnya helikopter yang saat itu membawa peralatan medis untuk desanya.
Wanita berumur 40 tahun itu pun menceritakan kembali kisah pilu yang menimpa keluarganya. Meski suami dan lima orang anaknya selamat, Yanti harus menerima duka, kedua adiknya tewas dan hilang saat bencana terjadi.
Sementara kepala Dusun yang menemani Yanti, juga menceritakan kondisi yang dialami warganya saat ini. (VINNA)
JK Pantau Langsung Distribusi Bantuan
12:23 PM

MENTAWAI.- Cuaca buruk yang terjadi di perairan laut mentawai beberapa hari sempat membuat pendistribusian di beberapa desa di kepulauan Mentawai tak jalan.
Hingga akhirnya, dengan menggunakan helikopter bantuan PMI, Newmont, dan TNI polri, sejumlah bantuan didistribusikan ke dusun-dusun yang tak terjangkau, sekaligus mengevakuasi pasien. Dusun tersebut Sabiret, Malakopa, Tumalei, maguiruik, Goagoa, Barelaksok, Dusun Malakopa dan lainnya.
Bantuan itu juga dipantau langsung oleh Ketua PMI Yusuf Kalla di lokasi desa Muntebarubaru. Mantan wakil presiden yang bertahan dua hari di Kepulauan Mentawai itu , juga memberikan alat-alat medis dan logistik untuk beberapa hari kedepan kepada korban bencana.
Pendistribusian bantuan juga didukung oleh 393 TNI, 192 Polri, dan lebih kurang 300 orang relawan. Para personil itu masuk dengan jalur kapal seperti PELNI, Arsen, KRI Teluk Manado dan sejumlah kapal bantuan lainnya.
Disebutkan Wagub bantuan tersebut, terus didistribusikan hingga Desember , sekaligus membangun rumah hunian sementara di desa-desa dan dusun pada setiap KK. (VINNA)
DPRD Pertanyakan Kesiapan Personil BPBD
11:25 AM

PADANG.- Dalam pertemuan yang berlangsung alot, ketua komisi 4 dprd padang, Azwar Siri, mempertanyakan kesiapan personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk menghadapi kemungkinan bencana, dalam pembahasan KUA PPAS APBD tahun 2011, senin siang.
Komisi 4 DPRD Padang juga mempertanyakan kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki BPBD Padang, terkait anggaran dana untuk APBD 2011 yang disulukan, yang mencapai 1,915 milyar rupiah. Dalama hal ini kepala BPBD Kota Padang, Dedi Henidal, menyatakan bahwa saat ini BPBD masih kekeurangan dalam hal sarana dan prasarana. Hingga saat ini BPBD hanya memiliki 5 mobil, dan 5 motor untuk kendaraan operasional bencana. Sementara untuk serine sebagai sarana pencegahan dini, dedi menambahkan bahwa saat ini padang masih membutuhkan sedikitnya 3 serine lagi, dari 9 serine yang telah ada, untuk daerah Bungus, Teluk Bayur, dan Nanggalo.
Dalam pembahasan KUA PPAS ini, DPRD Padang menyetujui untuk mengusulkan prorgram bpbd kota padang. Untu tahun 2011 nanti, bpbd akan fokus dengan lima program, diantaranya, peningkatan pelayanan administrasi perkantoran, peningkatan sarana dan prasarana aparatur, peningkatan disiplin, peningkatan sistem pelaporan, dan program pencegahan dini dan penanggulangan bencana. (RIO)
Langganan:
Postingan (Atom)
_______
_______
Followers
Banyak Dilhat
-
PADANG.- lembaga bantuan hukum, lbh padang kecam kepergian gubernur sumbar irwan prayitno ke jerman. sekretaris lbh padang ardisal, menila...
-
DATA PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI TAHUN 2010 JANUARI HINGGA DESEMBER 2010 YANG...
-
Padang .- meski menerima usulan walikota padang tentang pergantian nama kongres kebudayaan minang menjadi seminar kebudayaan minang, namu...
































