Sabtu, 30 Oktober 2010
Fauzi Bahar: Keselamatan Warga Kota Tangung Jawab Walikota
5:28 PM

PADANG.- Terkait dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Kepala BPBD Sumbar Harmensyah tentang tidak berwenang nya kepala daerah dalam menginstruksikan warga nya mengungsi setelah gempa besar senin malam. Dibantah keras oleh Walikota Padang Fauzi Bahar.
Fauzi Bahar mengungkapkan, keselamatan terhadap warga Kota Padang merupakan tanggung jawab dirinya selaku walikota, dan sangat tidak mungkin dalam keadaan darurat harus melaporkan dan menginformasikan kepada Pemerintah Provinsi. Menurut Fauzi Bahar apa yang disampaikan oleh Kepala BPBD Sumbar Harmensyah itu hanya menjilat saja, tidak perlu ditanggapi.
Fauzi Bahar menghimbau kepada semua warga Kota Padang untuk tetap waspada, apabila terjadi gempa besar maka disarankan untuk segera menyalamatkan diri agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan. (FICKY-FADIL)
Jalan Provinsi di Sijunjung Rusak Parah
5:13 PM

SIJUNJUNG.- Beginilah kondisi jalan yang terdapat di sepanjang Kawasan Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitang, Kabupaten Sijunjung. Kerusakan jalan yang menghubungkan Kabupaten Sijunjung dengan Provinsi Jambi ini bahkan mencapai beberapa kilo meter. Tingginya tingkat kerusakan menimbulkan debu yang sangat tebal ketika saat dilewati. Kondisi ini tentu menggangu penglihatan pengendara karena menghambat penglihatan saat melewati jalan. Selain menggngu penglihatan, keberadaan debu tentu akan membahayakan pengendara dan mengancam kesehatan warga setempat.
Warga berharap pemerintah terkait dapat segera memperbaiki jalan ini sehingga arus transportasi di jalur ini kembali lancar. (FADIL)
TNI Tambah Personil Untuk ke Mentawai
3:58 PM

PADANG.- Sedikitnya 360 orang personil dari TNI angkatan darat telah dikirim ke mentawai sejak awal bencana gempa dan disertai tsunnami yang menimpa daerah tersebut. Dan dalam waktu dekat pihak TNI juga akan mengirimkan personil tambahan sebanyak 600 orang personil yang dikhususkan, melakukan evakuasi dan pencarian terhadap korban yang masih belum diketemukan.
Pihak TNI angkatan darat yang bekerja sama dengan angkatan laut juga menyiapkan 2 unit helikopter. Dua alat transpotrasi itu secara berkala akan membawa bantuan dan sukarelawan medis untuk mebantu proses penyembuhan bagi korban yang masih hidup. Seperti disampaikan oleh Pangdam I Bukit Barisan (Mayjen Loe Sienger).
Saat ini, dari bataliyon kesehatan juga telah mengirimkan dua buah kapal yang dijadikan untuk pengobatan yang dilakukan di atas kapal tersebut. Dan apabila memungkinkan, kapal tersebut bisa dikerahkan ke padang untuk membawa pasien untuk di obati di Padang. (FICKY)
Konser Amal Padang TV Siap Digelar
3:25 PM

PADANG.- Sebanyak 35 peserta akan bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam kontes dangdut yang digelar Padang TV Minggu besok. Seluruh peserta telah mengikuti gladi resik dan pengambilan nomor lot di kantor Padang TV sabtu pagi. Berbagai persiapan tampak di jalani serius oleh peserta. Kontes itu sendiri merupakan bagian dari konser amal untuk korban mentawai.
Nika, salah seorang peserta mengaku sangat antusias mengikuti kontes dangdut yang digelar Padang TV tersebut. Ia pun mengaku telah mepersiapkan diri agar mampu tampil baik pada kontes yang akan di gelar minggu besok di lapangan RTH Imam Bonjol tersebut.

Panitia acara, Yuang Kandua, mengungkapkan, dari 35 peserta. Ini nantinya akan di ambil sepuluh peserta terbaik. Sepuluh terbaik ini kemudian akan diadu kembali dengan pemenang kontes dangdut hasil seleksi di Tingkat Kecamatan. (FADIL)
Korban Tsunami Mulai Terserang Penyakit
8:04 AM


MENTAWAI.- Korban bencana tsunami yang melanda beberapa kecamatan di kepulauan Mentawai beberapa hari yang lalu, keluhkan tidak adanya bantuan. Dari 55 Dusun yang terkena musibah, sekitar 20 Dusun belum mendapatkan bantuan.
Hingga saat ini, masyarakat hanya menerima bantuan dari ke uskupan atau gereja setempat. Sedangkan, untuk bantuan dari pemerintah, sama sekali belum didapatkan oleh korban tsunami. Tidak hanya itu, korban bencana tsunami juga mengeluhkan kurangnya air bersih mengakibatkan korban di kamp pengungsian mulai diserang penyakit.
Korban bencana tsunami berharap, pendistribusian akan bantuan untuk secepatnya dilakukan, dikarenakan masyarakat membutuhkan bantuan tersebut. (ERICK)
Jumat, 29 Oktober 2010
Unand Kembali Kukuhkan Guru Besar
6:05 PM
PADANG.- Setelah menyelesaikan penelitiannya yang berjudul hipertensi dan neoro hormon simpatetik di University Of Malaya, gelar guru besar Rahmatina pun di kukuhkan jumat pagi. Pengukuhan gelar guru besar untuk ilmu fisiologi pada Fakutas Kedokteran Universitas Andalas ini, di lakukan oleh Rektor Universitas Andalas, Musliar Kasim, Jumat pagi.

Dalam penelitiannya ibu dari tiga anak ini menyoroti penyebab hipertensi dan dampaknya. Secara garis besar hipertensi ini akan berujung pada penyakit strok, hipertofi, dan serangan jantung. Dan secara sederhana istri dari Herman ini menyimpulkan bahwa hipertensi dapat ditekan dengan olah raga ringan, dan meningkatkan kesadaran beragama.
Dikukuhkannya Rahmatina sebagai Guru Besar, kian menambah jumlah Guru Besar Universitas Andalas, yang telah berjumlah 3 Ratus lebih. Rektor Universitas Andalas sebagai Ketua Senat, berharap kedepannya agar hasil penelitian para Guru Besar ini, dapat diekspos dengan baik, sehingga berguna bagi masyarakat banyak. (RIO)
Mahasiswa Mentawai Kutuk Sikap Marzuki Ali
6:00 PM
PADANG.- Sikap Marzuki Ali yang menyatakan bahwa sulitnya pendistribusian bantuan ke mentawai, merupakan resiko daerah yang jauh, dan dipertegas dengan ucapan siapa pun yang takut kena ombak jangan tinggal di pinggir pantai di sejumlah media nasional kamis. Meski yang bersangkutan telah mengucapkan maaf, namun hal tersebut tetap dikecam keras dari Ikatan Mahasiswa Mentawai. Mahasiswa melihat, sebagai seorang Ketua DPR RI , marzuki perlu belajar banyak tentang geografis indonesia, dan menyadari bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan. Mahasiswa menilai Marzuki sudah tidak bisa lagi mewakili rakyat, dan sudah sepantasnya Ketua DPR RI tersebut di PAW.
Untuk itu mahasiswa Mentawai menuntut agar Marzuki menyatakan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia terutama masyarakat Mentawai, atas sikapnya, ucap Daodi Silfanus Sasoko (Ketua Ikatan Mahasiswa Mentawai).Selain mengecam, Ikatan Mahasiswa Mentawai juga akan melayangkan surat kepada DPR RI untuk menindak Ketua DPR RI tersebut dalam rapat paripurna. Di rencanakan surat kecaman dan desakan tersebut, akan di kirim setelah aksi pengalangan dana bantuan, hingga saat ini ikatan mahasiswa telah bisa mengumpulkan uang senilai 32 juta rupiah, untuak membantu saudara dai mentawai. (RIO)
Bantuan Menumpuk di Posko Utama
4:28 PM
PADANG.- BPBD Sumbar mulai kewalahan menyalurkan bantuan untuk korban gempa ke Mentawai. Akibatnya saat ini berbagai jenis bantuan masih menumpuk di posko utama Pemprov Sumbar. Selain keterbatasan armada, memburuknya cuaca di perairan laut mentawai menjadi kendala utama sulitnya mendistribusikan bantuan tersebut. Bahkan dari keterangan BMKG, kondisi tersebut akan terus berlangsung hingga tiga hari ke depan. Mengatasi hal tersebut, BPBD Sumbar terpaksa menyalurkan bantuan melalui helikopter bantuan dari TNI dan POLRI yang dipusatkan di Lanud Tabing. Namun karena keterbatasan jumlah helikopter, belum mampu mengangkut seluruh bantuan yang ada. Hal ini disampaikan oleh Kasi Kedaruratan BPBD Sumbar Antorizon.

Hingga hari ke lima pasca gempa, jumlah korban meninggal telah mencapai 408 jiwa dan korban hilang 303 orang. Sementara warga yang mengungsi mencapai 12,865 orang. Saat ini korban yang telah ditemukan telah dimakamkan secara massal. (FADIL)
Kamis, 28 Oktober 2010
Data Korban Gempa dan Tsunami Mentawai
3:44 PM
Jumlah Korban Meninggal : 337 jiwa
Jumlah Korban Yang Masih Hilang : 334 jiwa
Luka Berat : 264 jiwa
Luka Ringan : 140 jiwa
Rumah Rusak Berat : 486 rumah
Rumah Rusak Ringan : 200 rumah
Sumber Data : Camat SIKAKAP, Tanggal 28 Oktober 2010 pukul 12.30 WIB
Warga Asing Tidak Menyangka Tsunami
2:17 PM
PADANG.- Salah satu dari 16 turis asing, yang selamat menceritakan kembali, bagaimana ombak menghunjam kapal pesiar, bernama lambung Freedom tiga. Akibat tersapu ombak kapal freedom tiga menghantam kapal midas yang ditumpanginya. tubrukan dua kapal yang hendak berselancar ke mentawai ini, menyebabkan kapal midas terbakar. Berbekal pelampung, para penumpang kapal midas, pun terjun bebas menyelamatkan diri, mengetahui kapalnya terbakar. Berkat bantuan awak kapal freedom, sekitar 9 turis asal amerika serikat,yang berada di dalam kapal freedom berhasil diselamatkan.
Kapal freedom tiga tiba di pelabuhan perikanan samudra Bungus, dini hari tadi pukul setengah empat pagi. Tidak ada korban jiwa pada penumpang yang berada di kedua kapal. Sementara sebanyak tujuh penumpang asal Australia yang mengalami luka bakar, di bagian kaki, tangan, dan badan,telah dievakuasi oleh pihak kedutaan Australia. (ASCHA)
Langganan:
Postingan (Atom)
_______
_______
Followers
Banyak Dilhat
-
PADANG.- lembaga bantuan hukum, lbh padang kecam kepergian gubernur sumbar irwan prayitno ke jerman. sekretaris lbh padang ardisal, menila...
-
DATA PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI TAHUN 2010 JANUARI HINGGA DESEMBER 2010 YANG...
-
Padang .- meski menerima usulan walikota padang tentang pergantian nama kongres kebudayaan minang menjadi seminar kebudayaan minang, namu...













